Add Friend
Eksplore BAHASA GAUL view PENTING view SANTAI or back to Front

Katanya, batre baru harus dichas 8 jam terlebih dahulu.
Abaikan saja informasi dari konter2 hape atau para penjual batre tsb, artinya tidak perlu cawe2 nungguin 8 jam, emang ngga punya kegiatan lain? selain menungu  batre penuh?
Alasannya sederhana, karena pada dasarnya semua hape butuh proses pengechasan antara 2 hingga 4 jam agar full charging, tergantung kapasitas batre yang ada, tidak perlu 8 jam.
Adakah resikonya? ....tidak ada

Katanya Ngechas hape harus dalam keadaan off atau tidak boleh digunakan.Abaikan saja, silahkan ngechas dalam keadaan on sambil digunakan.
Alasannya sederhana, hape adalah alat komunikasi, benda "Vital" atau istri pertama yang memang dibutuhkan untuk chating, jualan online, urusan kantor, urusan pekerjaan atau kegiatan lainnya selain selingkuh online.
Adakah resikonya? ....ada tapi tidak fatal, yaitu pengisian Batre menjadi lama atau tidak penuh2 karena digunakan pada saat ngechas.

Katanya Ngechas tidak boleh semalaman.
Abaikan saja, silahkan ngechas sampai pagi, sambil tidur, atau ditancap hapenya sampe besok pagi.
Alasannya sederhana, Untuk mencapai 100%, Semua hape butuh pengechasan/pengisian batre full antara 2 hingga 4 jam. Manakala posisi batre 100%, maka secara otomatis fungsi pengechasan akan berhenti, pada saat itu arus listrik dari charger akan terputus dan secara perlahan kondisi charger dan kondisi handphone menjadi dingin/normal.
Adakah resikonya? ....hanya rasa kuatir saja, maksudnya pada musim hujan, petir selalu bersahutan dengan teman2 nya. Nah siapa tahu tengah malam si Petir pas kebetulan maen dilingkungan rumah kita dan kebetulan mampir kerumah kita dan menyentuh intstalasi listrik yang ada dirumah, sementara hape lagi tersambung dengan charger,.... lalu terjadi arus pendek alias korsleting?. Cuma ada 2 kemungkinan, kalau bukan charger yang terbakar, mungkin juga handphone yang korslet.

Batre Kembung?
Batre hamil?
Bater bengkak?
Hehehe nanti kita bahas..

Bandung, 4:02:00 PM
Bang Jasmin

[EDIT]

Aku Anak Medan Yang Merantau dan Menjadi Warga Bandung Paris Van Java. Dulu Thn Delapan puluhan, Sejuk kali rasanya, Dingiiiin, Mandi pun jarang, saking dinginnya.
Sekarang? ... Gerah, panas, banyak kendaraan Lalu lalang, tak Nyaman lagi, Ngga kayak dulu...
Sekarang? ... Jalan berlobang, Lobang berjalan entah siapa yang harus di Salahkan...
Aku bergelut di dunia seluler sejak tahun 1995..
Aku bukanlah siapa2,...hanya saja kebetulan Aku di kasih kepercayaan untuk mengasuh Rubrik Om Bengkel di Tabloid HaPe Bandung. Yaitu rubrik tanya jawab Seputar Handphone sejak awal 2008 sampai februari 2012.
Kemudian karena suatu hal aku mengundurkan diri dari Hape Bandung. Dan sekarang per 20 Maret 2012 Aku berkolaborasi dengan salah satu Media lokal yang sudah puluhan tahun eksis di Bandung yaitu Gadget Pikiran Rakyat setiap hari Kamis halaman 25-26.
Rubrik yang baru ini juga memiliki konsep ataupun style yang sama dengan yang dahulu, membahas masalah Handphone secara Santai.
Kemudian adanya blog ini juga semacam arsip online yang bisa di baca oleh semua manusia, dimana saja kapan saja karena terbuka untuk umum selama 25 jam penuh tanpa henti.
Cerita berlanjut, tepatnya tgl 13 Maret 2014 Rubrik Bengkel Seluler pada Gadget Pikiran Rakyat dihentikan jam tayangnya oleh Redaksi PR. Entah karena alasan teknis ataupun dengan alasan lain. Alasan yang paling tepat adalah "Perubahan Strutural pada HU. Pikiran Rakyat". Beda pimpinan, beda selera serta beda kebijakan, begitulah hukum alam
Seiring berjalannya waktu, Aku dapat penawaran menjadi nara sumber tanya jawab di media online Liputan6[dot]com kanal Tekno. Adapun teknisnya kurang lebih sama dengan media2 lainnya, yaitu pertanyaan melalui email ke Redaksi kemudian Kita jawab pada tampilan berikutnya.

Add Friend