Add Friend
Eksplore BAHASA GAUL or back to Front

BATANGAN

Didunia Seluler selain BM, ada lagi istilah lain yaitu : Batangan, sekali lagi bukan emas, tapi satu kondisi dimana sebuah HP tidak memiliki Dus/kotak, tidak ada charger, tidak ada buku panduan, ataupun perlengkapan lain standard HP sewaktu membeli HP baru, yang kemungkinan hilang, rusak atau disebsbkan faktor alam seperti banjir, gempa, ataupun kejadian lain seperti kebakaran, atau juga dus tersebut tertinggal disuatu tempat yang jauh sehingga sulit untuk mengambilnya...
Dahulu pada era tahun '96 sampai dengan tahun '99 istilah batang belum dikenal luas oleh masyarakat khususnya para pedagang/penjual HP. Kemudian waktu trus berjalan hingga kini istilah tersebut meluas serta semua orang pasti mengetahui istilah " batangan " adalah HP
to' tanpa perlengkapan lain. Yang pada akhirnya seseorang atau siapapun pasti mengalami kesulitan untuk menjual ataupun untuk tukar tambah HP, kalaupun bisa dijual yang jelas harganya pasti jauh dibawah harga umum atau harga jual HP tersebut dengan kondisi lengkap. Dulu situasi para pedagang HP itu tidak pernah ambil pusing, apakah batangan ataupun kondisi lengkap, yang penting tawar menawar cocok harga,...lalu bungkuuuuusss.

Tapi 5 tahun terakhir ini istilah batangan tersebut adalah satu istilah yang sangat menakutkan hampir semua pedagang atau penjual HP.
Kenapa?????? ( tanya' la, kaupun diam aja!? )karena sudah banyak kejadian pahit yang dialami para pedagang atau penjual HP... Macam mana ga pahit, karena si pedagang atau penjual HP harus berurusan dengan pihak berwajib ( wajib apa mereka? )yaitu Polisi, Kapok ?....ya kapok la...walaupun UUD ujung ujungnya dilepaskan tapi semua itu ada ongkosnya bung!!!...5 sampai dengan 7 juta perak, ya harus mau berkorban lah, kalu tidak?...............proses panjang,... pengadilan, ..penjara,.. toko pun disegel...mana tahaaaan,..ya sudah bayar aja, daripada dijatuhi pasal penadah barang curian lebih baik kong kali kong yang penting Life Goes On ,bisa dagang lagi.

Yang lebih aneh adalah kejadian lain seperti ada beberapa pedagang yang menerima jual HP batangan dari seseorang...kemudian hanya dengan hitungan menit ada beberapa orang aparat yang datang dan langsung menyerbu dan menangkap pedagang tersebut dengan tuduhan penadah barang curian,... ga usah takut UUD.
Hanya dalam hitungan menit?...menerima HP batangan? dan aparat langsung menangkap "pelaku?"....busyet dah.

Nah,..!! sekarang aku yang nanya sama kalian2..Apakah ada hubungan khusus antara pemilik HP batangan dengan aparat? atau hanya faktor kebetulan semata? atau juga pedagang tersebut memang sudah sering menerima HP batang? dan di intai aparat? hap...lalu ditangkap ya mungkin saja.

Tapi yang ini berbeda bung....karena pedagang tersebut bisa dibilang masih baru lah di dunia HP, bukan penjahat, bukan residivis, juga bukan bandit...tapi ketidak mengertiannya atau katakanlah orang tersebut adalah pegawe atau karyawan salah satu conter HP.
Ada ngga? hubungan khusus antara pemilik HP batangan dengan aparat...?
Entah macam mana menjawabnya...sampe sekarang pun aku belum mendapat " Jawabannya ", mau bertanya paaaaada siapa,...aku disini kau disana sama saja...rumputpun sdh tidak bergoyang lagi, tapi meng-geleng..ga tau..

Bandung, 10:18:00 PM
Bang Jasmin

[EDIT]

Aku Anak Medan Yang Merantau dan Menjadi Warga Bandung Paris Van Java. Dulu Thn Delapan puluhan, Sejuk kali rasanya, Dingiiiin, Mandi pun jarang, saking dinginnya.
Sekarang? ... Gerah, panas, banyak kendaraan Lalu lalang, tak Nyaman lagi, Ngga kayak dulu...
Sekarang? ... Jalan berlobang, Lobang berjalan entah siapa yang harus di Salahkan...
Aku bergelut di dunia seluler sejak tahun 1995..
Aku bukanlah siapa2,...hanya saja kebetulan Aku di kasih kepercayaan untuk mengasuh Rubrik Om Bengkel di Tabloid HaPe Bandung. Yaitu rubrik tanya jawab Seputar Handphone sejak awal 2008 sampai februari 2012.
Kemudian karena suatu hal aku mengundurkan diri dari Hape Bandung. Dan sekarang per 20 Maret 2012 Aku berkolaborasi dengan salah satu Media lokal yang sudah puluhan tahun eksis di Bandung yaitu Gadget Pikiran Rakyat setiap hari Kamis halaman 25-26.
Rubrik yang baru ini juga memiliki konsep ataupun style yang sama dengan yang dahulu, membahas masalah Handphone secara Santai.
Kemudian adanya blog ini juga semacam arsip online yang bisa di baca oleh semua manusia, dimana saja kapan saja karena terbuka untuk umum selama 25 jam penuh tanpa henti.
Cerita berlanjut, tepatnya tgl 13 Maret 2014 Rubrik Bengkel Seluler pada Gadget Pikiran Rakyat dihentikan jam tayangnya oleh Redaksi PR. Entah karena alasan teknis ataupun dengan alasan lain. Alasan yang paling tepat adalah "Perubahan Strutural pada HU. Pikiran Rakyat". Beda pimpinan, beda selera serta beda kebijakan, begitulah hukum alam
Seiring berjalannya waktu, Aku dapat penawaran menjadi nara sumber tanya jawab di media online Liputan6[dot]com kanal Tekno. Adapun teknisnya kurang lebih sama dengan media2 lainnya, yaitu pertanyaan melalui email ke Redaksi kemudian Kita jawab pada tampilan berikutnya.

Add Friend